Oleh: manarfa | 20 Desember 2009

Budaya Politik Demokrasi Vs Feodalisme

Pergeseran nilai budaya politik tidak terlepas dari pergeseran orientasi filosofi politik suatu komunitas politik. Sebagaimana dimaklumi bahwa dewasa ini bangsa Indonesia sedang berkemas menuju kultur politik yang demikratis. Namun pada saatt bersamaan juga orientasi filsafat politik terhadap budaya politik feodalisme yang sarat dengan muatan paternalistik tidak mudah digeserkan begitu saja dari wacana politik berbangsa dan bernegara. Karena budaya politik feodalisme sudah sangat lama dan mengakar didalam kehidupan masyarakat politik Indonesia sebagai warisan zaman kerajaan masa silam yang begitu dominan.

Oleh karena itu dalam membangun kultur politik demokrasi hendaknya kita mersikap bijak untuk mengasimilasi antara budaya politik trasional  bangsa berupa nilai nilai feodalisme yang irasional, primodial dan mistik, kemudian diintegrasikan dengan budaya politik demokrasi yang lebih bersifat rasional.  Dengan demikian sebagai misal agar bangsa ini bisa terlepas dari budaya korup yang feodalistik, maka sudah saatnya    kita mengakomodir pola pemberian upeti dalam kultur lama sebagai sumbangan tak bersyarakat pada negara, dan tidak lagi masuk pada saku pejabat, tetapi langsung pada negara.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: