Oleh: manarfa | 1 Desember 2010

HATI-HATI DENGAN HATI

Dalam suasana malam yang mulai senyap karena mulai ditinggal tidur mayoritas makhluk Allah. Kamenghadapi gejolak la itu hati ini semakin sendu dan tak menentu menghadapi kenyataan hidup yang tak menentu. Tanpa sengaja tangan ini menggapai sebuah buku yang tergeletak di sis peraduan. Dikala lembar demi lembar habis dilahap mata, bertemulah sang pelita hidup dengan ungkapan indah Ibnu Qayyim yang bertutur “Di dalam hati terdapat gejolak apiyang tidak mampu dipadamkan kecuali oleh keridhaan hati akan perintah, larangan dan keputusan Allah, yang diiringi dengan ketabahan dan kesabaran sampai tiba saat berjumpai dengan-Nya”.
Untaian kata yang menakjubkan itu, mengajak diri ini untuk bangkit dari tidur panjangengkau jadikan ini hangus terbakar , sebari berujar ya Allah, janganlah Engkau biarkan hati ini hangus terbakar dasyat dan ganasnya api nafsu yang meluluhlantakan peradaban manusia. Namun jadikan hati ini senantiasa konsisten dijalan-Mu dan hatikan diri ini agar tetap berhati-hati dengan hati ini, agar diri tak menyesal menjadi manusia.

Wassalam

M. Arfa Ladamay


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: